Friday, 17 December 2021

Mengawal Transformasi Bumi

Selaku jiwa (aspek kejiwaan) atau disebut roh/spirit (aspek energi/daya hidup), misi setiap individu dengan hadir di bumi dan inkarnasi pada tubuh fisik manusia adalah untuk misi penyusupan dalam rangka mentransformasi tubuh manusia di bumi sehingga kehidupan di bumi yang didominasi oleh manusia dapat diubah/tumbuh berkembang menjadi peradaban maju dan bermartabat.


Selaku jiwa/roh kita adalah makluk energi dan sebagai energi sesuai hukum fisika adalah kekal dan hanya berubah-ubah bentuk. Pikiran sadar masing-masing jiwa/roh yang akan menentukan bentuk dan ujud yang sifatnya tak terbatas, sebagaimana dikatakan "kita adalah apa yang kita pikirkan".

Evolusi kesadaran itu yang akan menentukan bentuk dan ujud yang dipilih oleh suatu jiwa. Suatu jiwa bisa berevolusi menjadi kesadaran suatu planet dst. Istilah Ibu Bumi adalah suatu kesadaran kolektif yang membentuk planet Bumi.

Jiwa-jiwa yang hadir di bumi di masa transformasi ini telah menyediakan diri untuk terlibat dalam proyek besar bukan hanya bagi bumi melainkan bagi komunitas antar planet dan galaksi. Keberhasilan misi di bumi adalah kunci untuk mengakhiri perang antar bintang yang sudah ribuan tahun berlangsung dan menciptakan perdamaian semesta.

“Kau telah meminta untuk berada di bumi selama event ini.
Kau ada disini bukanlah secara kebetulan. Kau mengajukan
diri untuk mengalami semua ini sebelum kau datang kesini.
Nikmatilah perjalanan ini.”

Jiwa-jiwa yang menyediakan diri ini telah dibekali dengan pemicu yang akan mengaktifkan kesiapan mereka ketika bumi dibanjiri gelombang cahaya yang lebih tinggi dari Matahari Kosmos dan tingkat dengan demikian kesadaran baru secara kolektif diaktifkan. Mereka membentuk jaringan baru orang-orang yang berpikir mandiri dan kreatif untuk menggerakkan perubahan.

Vibrasi cahaya yang lebih tinggi dari Matahari Kosmos dengan demikian memungkinkan terjadinya pengungkapan-pengungkapan, terkuaknya kesalahan-kesalahan konsep, dan praktek-praktek penipuan yang selama ribuan tahun memerangkap umat manusia hidup dalam konflik oleh karena keserakahan. Ini termasuk kejahatan yang dibuat oleh para elit pemerintah kepada rakyatnya yang melibatkan jaringan politik dan ekonomi global. Kegelapan tidak bisa lagi bersembunyi.

Energi baru yang lebih tinggi akan membantu planet dan umat manusia dalam membuat lompatan kesadaran. Jiwa-jiwa yang terpanggil bergerak maju dan mengalami perluasan kesadaran yang berpusat pada jantung mereka. Ini adalah saatnya untuk menghapus semua pola energik yang tidak lagi melayani jiwa. Semua ditantang untuk memperhatikan pikiran, lingkungan, dan reaksi masing-masing dimana rasa takut, penghakiman, rasa sakit perlu diganti dengan cinta.

Dengan fokus pada jantung yang adalah pusat vibrasi cinta, maka akan dapat melepaskan trauma-trauma masa lalu sehingga tidak berdampak negatif pada masa kini. Maka jiwa-jiwa sukarelawan ini dapat menyelaraskan diri dengan frekuensi vibrasi bumi yang terus-menerus meningkat. Semua yang ingin bangkit bersama bumi harus melakukan pekerjaan pembersihan yang diperlukan, dan meningkatkan vibrasi mereka masing-masing.

“Aku adalah benih bintang: Aku berada disini untuk membantu,
aku berada disini untuk melayani, aku berada disini untuk
menginspirasi, aku berada disini untuk mencintai dan aku berada
disini untuk mehidupkan kebenaranku. Aku bukanlah manusia
yang memliliki pengalaman spiritual. Aku adalah makhluk
spiritual yang memiliki pengalaman sebagai manusia.
Aku adalah Aku adanya.”


§



Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



...((( ❤ )))...



FB 11 Des 20






Wednesday, 15 December 2021

Vibrasi Energi

Spiritualitas memberikan penjelasan-penjelasan dengan menggunakan istilah terdekat yang dapat dipahami oleh manusia. Istilah-istilah yang digunakan itu sifatnya adalah sebagai bantuan untuk mencapai pemahaman semata.

Oleh karena itu tak perlu terpaku pada suatu istilah sebab beda budaya dan beda zaman istilah yang digunakan bisa berbeda. Intinya adalah lompatan ke pemahaman sehingga mampu menggunakan pengetahuan tersebut.

Contohnya Yesus dahulu menggunakan istilah "baptis api" dan "api Roh Kudus" untuk menyatakan daya hidup atau energi. Tentu saja pada masa itu orang akan kesulitan untuk memahami apa itu energi.

Di era modern ini orang akan dapat menerima pengertian energi sebagai daya hidup berupa vibrasi dengan frekuensinya. Orang juga dapat menerima bahwa pikiran memiliki vibrasi dan frekuensi. Orang juga dapat menerima bahwa cahaya memiliki vibrasi dan frekuensi. Selanjutnya orang juga dapat menerima bahwa frekuensi vibrasi memiliki pola.

Berdasarkan pemahaman akan hal-hal di atas frekuensi vibrasi ketakutan akan membentuk pola tertentu dan begitu juga frekuensi vibrasi welas asih akan membentuk pola tertentu lainnya.

Realita kehidupan kacau tercipta oleh vibrasi pikiran kolektif manusia yang hidup dalam frekuensi ketakutan sementara realita kehidupan damai indah sejahtera tercipta oleh vibrasi pikiran kolektif manusia yang hidup dalam frekuensi welas asih.


Api Roh Kudus adalah frekuensi vibrasi pikiran welas asih dimana masing-masing individu jiwa manusia menjadi bagian dari vibrasi kolektif yang menciptakan realita damai indah sejahtera yang diistilahkan dengan kehidupan surga.

Great Solar Flash adalah pancaran cahaya yang memberi energi bagi kehidupan di bumi untuk tumbuh suburnya kehidupan damai indah sejahtera di bumi. "Baptis api" ini dimaksudkan untuk mendayai kehidupan baru di bumi. Semua dipanggil untuk masuk ke frekuensi vibrasi welas asih, menggunakannya dan menjadi bagian dari event akbar ini.



§



Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



...((( ❤ )))...



FB 11 Des 20



Tuesday, 14 December 2021

Kepenuhanmu

Ikutilah suara hatimu maka jiwa welas asihmu akan memancarkan cahaya menerangi langkahmu.

Kau akan melihat semuanya dengan jelas dipandu oleh bisikan nuranimu yang menuntunmu menjalani cara-cara hidup selamat dalam damai dan bahagia.

Langkahmu kian pasti dalam keteguhan tak tergoyahkan. Suara-suara dan narasi-narasi orang lain tak lagi membuatmu takut, bingung dan penuh kebimbangan sebab kau pegang kuat keyakinanmu pada panduan welas asihmu.



Kesempurnaanmu ada pada welas asihmu itu dan telah tumbuh sebagai cahaya terang yang memberimu kebijaksanaan untuk melangkah sebagai jati dirimu.

Kau adalah putera cahaya dan ketika kau penuhi panggilan hatimu maka kepenuhanmu sebagai cahaya kau nyatakan. Cahaya itu adalah sifat Ilahiah yang menyatakan kesatuan kesadaranmu sebagai bagian dari keluarga kudus.

Setiap jiwa yang tidak memancarkan cahaya dari dalam dirinya dan hanya mengandalkan narasi dan petunjuk orang lain akan selalu merasa silau sebab hidup dan kegelapan. Jiwa-jiwa akan merasa nyaman dalam terang ketika memancarkan cahaya welas asih.

“Anak-anak cahaya akan mendengar panggilan itu, simbol-simbol akan bicara dan mereka akan mengetahui bahwa sekarang telah tiba waktunya.”


§



Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.


...((( ❤ )))...




FB 9 Des 20

Monday, 13 December 2021

Mengenal Jati Diri adalah Inside Job

Old souls atau jiwa-jiwa tua adalah jiwa-jiwa yang telah menjalani pembelajaran hidup di bumi selama ribuan tahun dan ribuan kali inkarnasi di bumi atau di planet-planet lain.

Setiap kali kelahiran dan periode kehidupan fisik di bumi jiwa-jiwa mendapatkan pembelajaran dari pengalaman-pengalaman hidupnya sehingga tingkat kesadarannya terus tumbuh semakin meningkat.

Kehidupan di bumi memiliki siklus 26.000 tahun untuk satu kali masa tuaian jiwa-jiwa dan saat ini kita memasuki masa tuaian besar ini. Untuk itulah jiwa-jiwa tua yang terpanggil kembali turun ke bumi untuk memandu jiwa-jiwa yang lebih yunior melewati masa tuaian ini dan lulus pembelajaran.

Sikap welas asih dan kreativitas dengan kebijaksanaan hidup adalah bentuk jiwa-jiwa yang telah matang dan siap dipanen untuk memasuki level alam kehidupan baru yang memuat kisah-kisah kehidupan damai dan bahagia yang disebut surga.

Semua kegaduhan baik politik, ekonomi maupun isu wabah semata-mata hanyalah materi ujian dalam mempraktekkan dan bukti penguasaan sikap welas asih, kreativitas dan kebijaksanaan. Namun, tugas dan misi para jiwa tua tersebut di bumi bukanlah untuk mengambil alih tanggung jawab masing-masing jiwa. Mereka hanya membantu dengan inspirasi dan informasi.


Adalah tugas diri kita sendiri untuk mengenali dan menemukan diri sejati kita sendiri. Penilaian setiap orang lain tidak akan memberikan gambaran lengkap siapa diri kita sejatinya. Hanya diri kita sendiri yang dapat menyelam dan mengenali setiap sudut yang tak mungkin terlihat oleh orang lain. Cinta dan kebahagiaan itu hanya perlu dikeluarkan maka kekuatan menciptakan kelimpahan itupun mewujud sebagai keindahan.

Jadi, kunci dari segalanya ada pada diri kita sendiri dimana semuanya dimulai dan diakhiri. Kunci kebahagiaan, kelimpahan, penetapan batasan dan untuk membuka potensi sepenuhnya ada di tangan kita sendiri. Tidak ada orang lain yang dapat menemukan diri kita selain diri kita sendiri. Lakukan inside job (pekerjaan orang dalam) yang diperlukan dan lepaskan diri sejati kita.

“Kau sangat dibutuhkan. Kau telah menjalani pelatihan untuk mengemban tugas ini sepanjang hidupmu dan sama sekali tidak datang tanpa persiapan. Semua yang kau perlukan sudah tersedia di dalam dirimu.”
“Kau sangat dibutuhkan. Kau telah menjalani pelatihan untuk mengemban tugas ini sepanjang hidupmu dan sama sekali tidak datang tanpa persiapan. Semua yang kau perlukan sudah tersedia di dalam dirimu.”



§



Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



...((( ❤ )))...





FB 8 Des 20


Informasi Adalah Cahaya

Informasi dan pengetahuan adalah cahaya. Oleh karena itu perbedaan pendapat, pemikiran dan sudut pandang bukanlah kebencian. Informasi dan pengetahuan sifatnya netral dan semua dapat belajar dan diperkaya pengetahuan serta pemahamannya tentang kehidupan dari pro-kontra atau hitam-putih.

Namun ketika muncul kelompok yang merasa paling benar dan wajib dipatuhi pemikirannya lalu menerapkan sanksi hukuman keras bagi yang berbeda pemikiran maka akibatnya adalah konflik dan kehancuran.

Mereka yang mengklaim caranya sebagai satu-satunya jalan keselamatan tidak akan membawa keselamatan melainkan kehancuran. Klaim atas apapun sebagai satu-satunya jaminan keselamatan adalah pengingkaran terhadap kelimpahan alam semesta yang menyediakan kreativitas untuk menghadirkan semarak kehidupan. Sanksi hukuman bagi yang menolak karena memiliki berbagai cara lain akan lebih menjerat manusia dalam perbudakan dan pemberangusan kreativitas.

Pola konflik yang telah terjadi selama ribuan tahun timbul oleh karena kebiasaan menilai dari hanya satu sudut pandang yang dianggap paling benar. Padahal untuk benar-benar memahami situasi yang sesungguhnya perlu memiliki info dari berbagai sisi dan sudut pandang. Jika hanya mengandalkan info dari satu sisi maka kita "ada di bawah kendali narasi suatu kepentingan".

Pembatasan atas hak bicara dan bersuara tidak pernah dimaksudkan untuk melindungi setiap individu selain lebih demi melindungi kepentingan besar kontrol atas umat manusia. Operasi-operasi fact check bukanlah jaminan kebenaran. Fact checking adalah alat kontrol untuk menggiring umat manusia untuk hanya percaya pada satu sumber.

Oleh karena itu perlu banyak menggali info dari berbagai sumber baik pro maupun kontra sebagai bahan pertimbangan sendiri sebagaimana selama ini telah banyak disampaikan saran "Thinking out of the box" (berpikir di luar kotak).

Sikap welas asih akan selalu menjadi dasar untuk mampu membuka diri dan menerima berbagai pengetahuan dari berbagai sudut pandang dan untuk tumbuh berkembang serta memiliki kemampuan berpikir secara multidimensional.

Pola pikir multidimensional adalah pola pikir dengan latar belakang pengetahuan-pengetahuan dari berbagai sudut pandang. Pola pikir ini adalah pola pikir melampaui dualitas hitam-putih, baik-buruk.

Peradaban baru di bumi yang sedang tumbuh akan dioperasikan oleh jiwa-jiwa yang mampu meningkat kesadarannya dengan melampaui dualitas hitam-putih ini.

Sementara itu, orang yang tidak mampu berpikir mandiri justru akan dibingungkan oleh informasi yang berubah-ubah dan saling bertentangan. Sebaliknya, orang yang biasa menggali informasi dari berbagai sumber dan mencernanya secara mandiri akan tetap tenang di tengah pertentangan informasi sebab memiliki keyakinan teguh seperti batu karang.

Dunia ini akan indah benar-benar semarak berwarna-warni ketika manusia hidup dalam sikap saling menghormati dan welas asih berbagi kreativitas.



§


Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



...((( ❤ )))...





FB 7 Des 20


Thursday, 9 December 2021

Tubuh Ekspresi Jiwa

Jika yang kau cari adalah kedamaian, mengapa kau sibukkan dirimu dalam pertengkaran?

Jika yang kau cari adalah kebahagiaan, mengapa kau isi pikiranmu dengan ketakutan dan kekhawatiran?

Rasa damai dan bahagia itu ada di dalam dirimu sendiri, namun ketika kau sibukkan pikiranmu dengan pertengkaran dan ketakutan ibaratnya seperti mengaduk-aduk kolam yang tenang dan jernih menjadi keruh.

Kau hanya perlu masuk dalam keheningan untuk membuat kesadaranmu tenang dan jernih kembali, maka rasa damai dan bahagia itu akan memancar dari dalam dirimu.

Karena kita adalah "jiwa" dan tubuh fisik adalah ekspresi dari vibrasi jiwa maka kesehatan fisik selalu dimulai dari kesehatan jiwa.

Jiwa yang dipenuhi rasa takut dan khawatir hanya akan mengekspresikan vibrasi takut dan khawatir itu dalam bentuk dan ujud fisik berupa tubuh yang tidak sehat.

Oleh karena itu isilah jiwamu selalu dengan optimisme dan kegembiraan sehingga tubuhmu memancarkannya dalam bentuk dan ujud fisik segar, bugar dan ceria.

Sementara itu, kunci untuk kenaikan kesadaran adalah sikap welas asih. Dengan welas asih kita tidak lagi memandang siapapun sebagai musuh melainkan teman perjalanan hidup dan teman pembelajaran hidup. Jika kita tidak memiliki musuh maka tidak ada yang perlu ditakutkan dan dikhawatirkan.

Dengan demikian kita dapat belajar dari pengalaman hidup sendiri maupun pengalaman hidup orang lain. Tentu saja demikian sebab kesadaran akan meningkat ketika pengetahuan dan pemahaman akan dampak dari perbuatan terhadap lingkungan dan imbasnya terhadap diri sendiri semakin meningkat.

Jiwa welas asih tentu tersentuh melihat penderitaan sesama, sehingga tentu tidak ingin mencelakai sesama. Namun, jiwa welas asih juga sadar bahwa cara-cara pemaksaan tidak akan membuat orang menjadi paham bahkan kepatuhan membabi buta malahan membuat orang terjebak pada konflik, permusuhan dan penderitaan.

Setiap jiwa memerlukan proses masing-masing untuk mencapai kesadaran tinggi dan masing-masing jiwa berada pada tingkat kemajuan kesadaran masing-masing.















§


Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.

...((( ❤ )))...



FB 26 Nov 20


Tuesday, 7 December 2021

Ide Kreatif Transformatif

Masyarakat yang anggotanya tidak mampu saling menghormati dan siap berbeda pendapat lalu membungkam kawan diskusi maka kelompok masyarakat tersebut secara bersama-sama akan mengalami stagnansi dan jika berlanjut dengan bentrok fisik maka hanya akan hancur bersama-sama.

Perubahan dan kemajuan peradaban hanya mungkin terjadi ketika muncul ide-ide dan pemikiran kreatif yang artinya ide dan pemikiran baru yang berbeda dengan yang sudah ada. Suatu ide baru mungkin hanya muncul dari satu orang dan jika ide baru tersebut dianggap ancaman bagi pemikiran kolektif yang ada jelas satu orang akan kalah dikeroyok banyak orang.

Itulah mengapa dalam masyarakat/negara dimana saling hormat tidak ada dan perbedaan pemikiran dilarang keras dengan sanksi hukuman sering terjadi konflik dan stagnan dalam kemajuan peradabannya bahkan hancur akibat terlalu banyak pertikaian dengan kekerasan.

Mengeluhkan ketertinggalan dibandingkan dengan negara-negara lain namun tidak mau menghargai perbedaan pendapat dan ide-ide baru ibaratnya menyuruh orang berlari cepat sambil mengikatnya di pohon.

Ide-ide kreatif memang membawa hal-hal baru dan perubahan yang mungkin dirasa mengganggu kenyamanan. Hal ini akan sangat dirasakan oleh mereka yang terbiasa duduk di strata sosial tinggi yang biasa dihormati. Ketika ide-ide baru terbuka dan leluasa, generasi muda akan berlari kencang dan melesat kemampuan berpikir dan wawasan mereka meninggalkan generasi tua yang merasa sudah mapan dan merasa sudah cukup belajar tidak perlu menggali lebih jauh.

Sementara bagi kaum yang mapan di kekuasaan dan ekonomi, perubahan cepat dan pemikiran kreatif jelas mengganggu kenyamanan mempertahankan status quo transaksi-transaksi ekonomi yang sering melibatkan kekuasaan untuk mendapatkan pengaturan khusus dan kemudahan yang menghasilkan banyak keuntungan untuk dibagi bersama di antara mereka. Masyarakat yang lambat perkembangannya justru lebih menguntungkan dan mudah diatur dari pada masyarakat yang kreatif, sebab justru akan menjadi pesaing hebat.

Maka, bagi jiwa yang terpanggil untuk terus-menerus tumbuh berkembang meluas kesadarannya, standar kolektif bukanlah ukuran pencapaian target dan bukan hambatan untuk terus bergerak melahirkan ide-ide kreatif baru. Tantangan selalu menyediakan lebih banyak pemicu ide-ide kreatif segar.


§



Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.

...((( ❤ )))...



FB 20 Nov 2020


Monday, 6 December 2021

Berani Hidup

Tuhan adalah ahlinya ahli pertanian yang artinya di manapun Ia menaburkan benih kehidupan, maka lahan dan semua yang diperlukan untuk tumbuh suburnya benih telah disiapkan dengan sempurna.

Setiap jiwa adalah benih yang ditabur oleh Tuhan di lahan dan lingkungan yang paling tepat sesuai jenisnya dan setiap jenis memerlukan karakter lahan dan lingkungan berbeda-beda untuk tumbuh dengan baik.

Tanaman basah tidak dapat tumbuh di lahan kering, namun sebaliknya tanaman kering malahan akan busuk dan mati di lahan basah.

Tuhan tahu dan telah menyiapkan semua yang kita perlukan sebagai benih kehidupan untuk tumbuh di bumi. Kita hanya perlu mengenal diri sendiri dan lingkungan yang ada di mana semuanya itu disediakan sebagai lahan paling tepat bagi jiwa kita untuk tumbuh dan menghasilkan buah-buah karya kreatif hidup kita.

Tantangan yang ada semata-mata adalah cara untuk mendorong tumbuhnya keberanian menggunakan daya hidup yang dengan demikian setiap benih menyatakan kehidupannya dengan terus bertumbuh.

Pahami benar-benar apa artinya bahwa segala bentuk ketakutan apapun hanya akan mematikan daya hidup kita. Ketakutan bukan berasal dari Tuhan, melainkan dari kegelapan yang tidak menginginkan benih itu tumbuh dan muncul dari kegelapan di dalam tanah. Desain asli dari Tuhan adalah keberanian untuk menggunakan daya hidup sehingga bertunas dan tumbuh.


§


Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.


Vibrasi cinta


...((( ❤ )))...






Sunday, 5 December 2021

Jati Diri

Daya kekuatan semesta yang menumbuhkan bunga-bunga cantik juga mengalir ke dalam diri kita jika kita mengizinkannya. Kita hanya perlu menyadarinya, menerimanya dan memancarkan keindahannya melalui sikap welas asih.

Lihatlah tanaman yang tetap tenang di tempatnya dan dalam hening tumbuh sampai akhirnya berbunga. Ia mengajarkan tentang fokus pada rasa sejati terkoneksi dengan Sang Sumber untuk menciptakan keindahan.


Orang-orang mungkin akan berkata, "Jangan berdiri di situ, kemarilah bersama kami." Sementara yang lain juga akan mengajak bergabung, "Jangan ikut mereka, ikuti kami saja pasti selamat."

Namun perhatikan saja tingkah mereka yang tercabut akarnya dari bumi welas asih akhirnya hanya akan mendapati kematian. Mereka yang mengajakmu pergi meninggalkan jati diri akan tercabut dari bumi yang menjadi pegangan untuk tumbuh.

Guru sejati tidak akan mengajarimu untuk meninggalkan jati dirimu dengan memaksamu untuk menjadi orang lain yang dianggapnya benar. Sebaliknya, guru sejati akan mendorongmu untuk mengenali siapa jati dirimu dan memupuknya untuk dapat tumbuh subur sebagai dirimu sendiri.

Ibaratnya jika kau adalah tanaman mawar, maka guru sejati tidak akan menyuruhmu tumbuh menjadi bunga anggrek.

Tumbuhkan passion melalui kreativitas yang dinikmati sebagai cara untuk fokus dalam menumbuhkembangkan jati diri.

“Ada kekuatan di dalam Semesta, yang, jika kita mengizinkannya, akan mengalir melalui kita dan memberikan hasil-hasil yang mengagumkan.”
~Mahatma Gandhi

§


Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.


Vibrasi cinta.

...((( ❤ )))...




FB 20 Nov 2020




Wednesday, 1 December 2021

Apokalipse – Pengungkapan Pengetahuan

Arti literal kata "Apokalipse" yang berasal dari bahasa Yunani adalah diungkapkannya pengetahuan yang selama ini disembunyikan. Sebagai konsekuensi dari pengungkapan ini maka semua kebohongan yang selama ini dianggap kebenaran akan runtuh.


Kebanyakan orang mengira bahwa apokalipse adalah peristiwa kehancuran dunia dan berakhirnya kehidupan. Namun dengan lebih memahami makna sebenarnya seperti di atas, proses keruntuhan sistem kehidupan yang bergerak atas dasar kebohongan seiiring dengan terungkapnya pengetahuan sejati maka kehidupan baru sedang bangkit dan tumbuh di bumi.

Hal senada juga diungkapkan dalam pesan Sabdo Palon bahwa anak-anak asuh Sabdo Palon akan hadir di bumi untuk mengakhiri era kepalsuan dengan bersenjatakan pengetahuan.

Proses pengungkapan pengetahuan sejati ini tak pelak mesti melewati pro-kontra ketika kepalsuan dihadapkan dengan pengetahuan yang berlandaskan pada welas asih sebagai bagian dari peletakan dasar-dasar kehidupan damai sejahtera di mana kehidupan baru dioperasikan di bumi.

Perlu disadari bahwa kehidupan yang sulit yang ditandai dengan berbagai konflik berebut sumber-sumber kehidupan timbul semata-mata dari keyakinan-keyakinan yang ditanamkan dan sehingga menggerakkan pola dan cara hidup persaingan serta saling jegal. Bukan hanya konflik politik dan ekonomi, bahkan konflik antar penganut agama lebih bersumber dari pengetahuan palsu yang mesti dibersihkan.

Proses ini sangat dipahami bahwa akan terasa menantang bagi umat manusia, terlebih sistem yang dilandaskan pada pola pikir lama telah memberikan berbagai kenyamanan dan dianggap sebagai sudah semestinya demikian sebagai kebenaran. Inilah mengapa perlu disadari bahwa akan ada penolakan kuat dari sebagian orang yang terutama sangat menikmati kenyamanan sistem yang korup ini.

Namun rencana Ilahi sebagaimana dibuat dalam rancangan asli sudah waktunya untuk dipulihkan dan dijalankan untuk menciptakan kehidupan damai sejahtera di bumi surgawi. Jiwa-jiwa di bumi telah diberikan waktu selama ribuan tahun ini untuk belajar dan memahami prinsip-prinsip hidup bahagia melalui berbagai periode pengalaman hidup fisik mengasah keterampilan menciptakan bentuk-bentuk kehidupan.

Pembelajaran yang diperoleh dari berbagai pengalaman dan catatan sejarah telah menyediakan pembekalan untuk memahami dampak-dampak dari pengulangan-pengulangan kisah kehidupan yang berujung pada kerusakan dan kehancuran. Jiwa-jiwa yang tidak mau belajar dengan mencermati, menggali, mencerna dan mencapai pemahaman mandiri sewajarnya akan mengalami kesulitan untuk menyadari apa yang sedang berlangsung.

Oleh karena itu perlu diingat bahwa semua yang hadir di sekitar masing-masing adalah sesama anak-anak kehidupan yang tengah belajar menciptakan kehidupan. Ini adalah catatan penting untuk tidak terjebak pada klaim-klaim paling benar dan terperangkap dalam keyakinan-keyakinan palsu yang korup dan sedang dibongkar sehingga selalu siap untuk menerima pengetahuan-pengetahuan baru.

Hadapilah semuanya dengan penuh welas asih untuk siap diubah dan bertransformasi ketika sistem ekonomi dan politik yang korup runtuh sehingga memiliki akar yang kokoh untuk tumbuh bersama tatanan kehidupan baru membangun kehidupan damai sejahtera di bumi sebagai anak-anak cahaya.



§

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.

...((( ❤ )))...


FB 6 Nov 2020




Wednesday, 2 June 2021

Kejahatan Penculikan dan Perdagangan Manusia

Salah satu pertarungan yang tidak banyak diketahui publik dalam pemerintahan Trump adalah operasi-operasi mengakhiri kejahatan penculikan dan perdagangan manusia terutama anak-anak. Salah satu dari sekian banyak operasi penyelamatan para korban penculikan dilakukan dimana 177 ditangkap, 109 diselamatkan dalam operasi anti-human trafficking terbesar dalam sejarah Ohio

Jaringan kejahatan ini secara global melibatkan orang-orang terkenal dan politisi yang berujung pada ritual satanik dimana anak-anak dijadikan korban persembahan (sembelihan) sebagai bayaran untuk mendapatkan popularitas, keuntungan ekonomi dan kekuasaan politik.

Informasi dari kalangan spiritual mengatakan bahwa vibrasi ketakutan dari anak-anak yang polos dan murni adalah asupan energi dahsyat bagi makhluk dimensi astral sebagai asupan hidup mereka sehingga makhluk-makhluk astral itu dapat hidup abadi.

Inilah mengapa makhluk-makhluk astral itu memelihara orang-orang serakah para pemuja mereka itu dengan ganjaran popularitas, harta dan kekuasaan politik untuk persembahan yang mereka berikan. Melalui para pemuja yang mengatur dan mengendalikan dunia, yakni aturan hukum, hiburan, narasi berita media massa dll manusia digiring hidup dalam ketakutan sehingga memproduksi vibrasi ketakutan sebagai asupan energi bagi para makhluk astral itu.



Trump tidak disukai oleh para elit penguasa politik/ekonomi karena kebijakan-kebijakannya yang membongkar praktek-praktek jahat itu dan isu-isu/narasi-narasi ketakutan yang diciptakan oleh para elit pengendali bumi dimana ketakutan-ketakutan itu memberi umpan energi bagi makhluk-makhluk astral jahat.

Manusia sering tidak sadar dijebak dan diperangkap dalam ketakutan-ketakutan untuk dipanen oleh para makhluk astral jahat itu.

Inilah mengapa dalam ajaran-ajaran spiritual dinasehatkan untuk fokus pada sikap-sikap welas asih yang dengan demikian tidak memberi makan makhluk-makhluk astral jahat. Sebaliknya vibrasi welas asih akan mengumpulkan para malaekat pelindung datang yang saling berbagi energi hidup dalam rupa energi welas asih.



Salah satu dari sekian banyak operasi penyelamatan para korban penculikan dilakukan di Ohio dimana 177 ditangkap, 109 diselamatkan dalam operasi anti-human trafficking terbesar dalam sejarah Ohio:
https://www.wbrc.com/2020/10/26/arrests-survivors-rescued-during-largest-anti-human-tracking-operation-ohios-history/?fbclid=IwAR0WsWMddNw7O0PKW1EELXJ_ge7dQQ3Xg64_hAgYsfitE6m-jyytM689PRA



§



Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.

Vibrasi cinta.


...((( ❤ )))...




Monday, 19 April 2021

Mengapa Perlu Meningkatkan Kesadaran

Untuk dapat melihat secara lebih menyeluruh, perlu untuk menarik diri dan mengambil posisi sebagai pengamat, sehingga mampu melihat dengan jernih tanpa bias secara emosional

Poin pertama yang perlu diketahui adalah bahwa setiap jiwa/soul hidup abadi, maka selalu ada waktu untuk tumbuh berkembang.

Kedua, semua jiwa hanya perlu belajar mengelola hidupnya dan pengalaman hidup adalah guru terbaik karena melalui pengalaman hidup itulah jiwa dapat merasakan sendiri apa dampak dari pikiran dan perbuatan yang ia ciptakan sendiri.

Ketiga, oleh karena itu sama seperti anak kecil perlu belajar naik sepeda dan jatuh dari sepeda untuk dapat mahir naik sepeda, maka begitu juga jiwa-jiwa menjalani hidup "tingkat dasar” sebagai pelatihan untuk menciptakan pengalaman hidupnya.

Keempat, dimensi kehidupan tidak hanya terbatas pada dimensi yang sekarang dijalani oleh suatu jiwa seperti kehidupan di bumi saat ini. Kita ada di dimensi ke-3 dan bumi sedang dalam transisi ke bentuk kehidupan dimensi ke-5. Sementara itu di semesta raya ini ada 12 dimensi kehidupan.

Kelima, dimensi ke-3 dengan model perselisihan sebagai ajang latihan hidup bagi jiwa-jiwa akan selalu ada dalam kehidupan abadi ini, maka suatu jiwa hanya perlu legowo untuk memberikan suatu tempat dan bentuk kehidupan seperti dimensi ke-3 seperti ini untuk selalu tersedia bagi jiwa-jiwa yang perlu berlatih mengelola hidup.

Keenam, maka aturan-aturan dan larangan-larangan itu hanya bagian dari permainan pembelajaran di dimensi ke-3. Jiwa-jiwa yang sudah mampu hidup dengan bijak sama sekali tidak perlu diatur dan dilarang-larang untuk hidup dalam persaudaraan dan bijaksana, karena benar-benar memahami bahwa setiap perilaku tidak bijak akan berbalik dampaknya terhadap dirinya sendiri. Itulah mengapa jiwa-jiwa di dimensi ke-5 dst selalu hidup dengan cara-cara cinta dan bijaksana.

Ketujuh, karena banyak permintaan tolong dari jiwa-jiwa di dimensi ke-3, banyak jiwa-jiwa di dimensi ke-5 dst merelakan diri sebagai sukarelawan turun ke dimensi ke-3 untuk membantu dan menyalurkan informasi-informasi dan dukungan inspirasi dan motivasi serta keteladanan bagi jiwa-jiwa yang sedang belajar untuk naik tingkat ke dimensi berikutnya.

Semoga gambaran di atas cukup membantu melihat kehidupan dari perspektif lain.



§

Keindahan karya kreatif seni budaya lahir dari jiwa-jiwa suci yang hadir di bumi untuk menjalankan misi memayu hayuning bawono dalam rangka menjangkarkan kehidupan damai sejahtera surgawi di bumi.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.

Vibrasi cinta.

...((( )))... 

Tuesday, 13 April 2021

Guru Sejati

Guru sejati mendorong untuk mengenal diri sendiri, menggali potensi diri, mengembangkan imajinasi tak terbatas, dan mengasah keterampilan untuk menciptakan karya-karya kreatif sebagai ekspresi kebahagiaan.

Selama ini pengajaran lebih diarahkan untuk melayani industri baik hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan tenaga kerja maupun untuk menciptakan pasar bagi produk-produk industri.

Pola pikir ini terlihat seperti ketika anak-anak diarahkan untuk memilih pendidikan dengan atas dasar bidang pekerjaan apa yang akan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan, kedudukan dan gaji besar.

Arahan ini membuat anak-anak tidak mengenal diri mereka sendiri dan lebih berorientasi untuk memasuki pasar kerja. Ini artinya mereka hanya diarahkan untuk menjadi pelayan atau tenaga kerja untuk memperhalus istilah perbudakan.

Dengan cara inilah para elit pemilik modal besar menguasai ekonomi bumi dan mengendalikan bisnis mereka di seluruh bumi. Sistem ekonomi yang tercipta didukung oleh aturan-aturan hukum yang dibuat atas dasar kepentingan ekonomi globalist memerangkap umat manusia hidup dalam sistem perbudakan tanpa disadari.

Tumbuhnya ekonomi kreatif yang sukses dibangun oleh orang-orang yang tidak mengenyam pendidikan formal mulai membuka mata manusia atas praktek perbudakan ekonomi ini.

Pelan namun pasti kesadaran kolektif umat manusia di bumi mulai bangkit dan dirasakan sebagai gangguan terhadap kenyamanan hidup yang selama ini dinikmati oleh para elit pengontrol bumi. Ketika umat manusia tumbuh semakin cerdas, terampil dan kreatif bisnis para elit tersaingi serta bahkan kalah cepat dalam hal inovasi baru.

Guru sejati ini akan semakin kuat memberikan dorongan semangat seiring dengan tekanan yang muncul dalam pengalaman hidup sehari-hari. Pengalaman hidup adalah gemblengan nyata untuk memicu kreativitas dan keterampilan untuk mewujudkannya.



§

Keindahan karya kreatif seni budaya lahir dari jiwa-jiwa suci yang hadir di bumi untuk menjalankan misi memayu hayuning bawono dalam rangka menjangkarkan kehidupan damai sejahtera surgawi di bumi.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.

Vibrasi cinta.

...((( )))...


Tuesday, 24 November 2020

Pengetahuan Adalah Cahaya

Ketika kau menyadari bahwa data dapat ditransmisikan melalui udara ketahuilah bahwa informasi adalah cahaya sebab memuat energi listrik. Oleh karena itu semakin banyak kau membaca, belajar, mengasah keterampilan dan kecerdasan kreatifmu tumbuh berkembang maka akan semakin terang kau pancarkan cahaya di bumi.



Kegelapan hidup di bumi terjadi semata-mata adalah karena kurangnya cahaya yakni informasi dan pengetahuan tentang kehidupan ini yang sesungguhnya. Di bawah terang pengetahuan orang dapat memahami apa yang terjadi dan berbagai solusi kreatif yang tersedia sehingga semua permasalahan selalu tersedia penyelesaiaannya dan dengan cara-cara bijaksana.

Sadarilah ketika umat manusia terpecah belah dalam berbagai kelompok agama, politik, ras, dll. yang saling bertikai dengan klaim paling benar informasi dan pengetahuan dibungkam dan terhalangi sebab dianggap sesat dan ancaman.

Tanyakan pada diri sendiri mengapa umat manusia mesti bertengkar dan berebut jika Sang Pencipta adalah penuh welas asih dan pengampun. Perhatikan aturan-aturan ketat dan sanksi keras yang selalu menyertai dan diterapkan dalam lingkungan penuh konflik. Ini adalah kunci pembuka misteri kehidupan.

Ketahuilah bahwa makhluk-makhluk kegelapan tidak ingin kau mengetahui rahasia ini, sebab ketika kau mendapatkannya dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengelola hidupmu secara mandiri maka mereka tidak dapat lagi menguasai dan mengendalikan dirimu untuk melayani kebutuhan mereka.

Itulah alasan utama mereka menjebak umat manusia terperangkap dalam pola saling serang dalam permusuhan dengan alasan perbedaan agama, politik, budaya dan kepentingan ekonomi.

Ketika kau mulai berani membuka diri dengan keluar dari penjara mental berupa ketakutan dan rasa permusuhan karena rasa welas asihmu kepada sesama dan alam, pikiranmu akan terbuka untuk menerima guyuran informasi yang akan semakin menerangi hidupmu. Dalam terang welas asih itu pula kau selalu siap membantu sesama dengan karya kreatifmu sehingga bumi tidak lagi hidup dalam kegelapan.

Kau tidak lagi takut menjadi dirimu sendiri sebab kau mampu melihat dalam terang setiap konsekuensi dari perkataan dan perbuatan. Kau melihat bahwa ketidaktahuan adalah sumber malapetaka bagi diri sendiri tanpa disadari, sehingga hidup dalam kegelapan hanya membawa diri sendiri pada penderitaan. 

“Informasi adalah cahaya; cahaya adalah informasi. Semakin kau memiliki lebih banyak informasi, semakin banyak frekuensimu akan berubah. Kau adalah makhluk elektromagnetik, dan apapun kau adanya, kau menyiarkannya ke setiap orang lain.”

§ 


Keindahan karya kreatif seni budaya lahir dari jiwa-jiwa suci yang hadir di bumi untuk menjalankan misi memayu hayuning bawono dalam rangka menjangkarkan kehidupan damai sejahtera surgawi di bumi.

Klik "Follow" di blog untuk berlangganan inspirasi-inspirasi baru.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



Vibrasi cinta. 

...((( ❤ )))...




Thursday, 19 November 2020

Berani Berjalan Sendirian dalam Kebenaran

Narasi bohong yang diulang-ulang akan dianggap sebagai kebenaran dan dijadikan pegangan, namun selalu perlu dibela dengan aturan ketat dan sanksi keras untuk mempertahankannya sebagai kebenaran kolektif. Sebaliknya kebenaran sejati tidak butuh pembelaan dari siapapun sebab mampu membela dirinya sendiri sebagaimana apa adanya.

Oleh karena itu tak perlu terkecoh dengan kelompok-kelompok yang mengklaim bahwa merekalah yang paling benar dan harus diikuti sementara mereka memaksakan aturan-aturan ketat dan sanksi-sanksi hukuman keras bagi yang tidak mau percaya dan mengikuti cara-cara mereka.

Aturan ketat dan sanksi hukuman keras adalah ciri khas dari pola ketakutan yang digunakan untuk menutupi kebohongan. Ketika takut orang hanya akan patuh, tidak berani berpikir dan mencari tahu serta melakukan verifikasi kebenarannya sehingga kebohongan itu akan aman tak terusik.

Oleh karena itu masyarakat yang hidup di tengah-tengah narasi kebohongan juga menjalani kehidupan penuh dengan konflik sebab setiap kebohongan perlu ditutupi dengan cara-cara kekerasan yang menimbulkan trauma berkepanjangan dari generasi ke generasi tak tersembuhkan.

Upaya untuk menyembuhkan trauma-trauma kolektif mengalami kendala dan hambatan besar sebab kebohongan yang telah menjadi pegangan wajib oleh arus utama mayoritas manusia akan dibela mati-matian. Setiap pemikiran yang berbeda dengan apa yang dianggap benar oleh arus utama mayoritas dianggap sebagai sesat dan harus disingkirkan.

Inilah mengapa justru jiwa-jiwa tercerahkan malah mesti bicara sembunyi-sembunyi glenikan (bisik-bisik) untuk menyampaikan kebenaran oleh karena tekanan dan persekusi dari mereka yang merasa terancam kebohongan yang mereka pegang sebagai kebenaran akan terbongkar.

Seorang ksatria sejati memiliki ciri ngluruk tanpa bala (maju sendirian) penuh keberanian menjalani kebenaran sementara mereka yang merasa perlu membela kebohongan yang dianggap kebenaran selalu bergerombol karena hidup dalam ketakutan.

Seorang ksatria cahaya akan menyatakan kebenaran dengan argumentasi panjang lebar yang harus dipikir mendalam untuk dapat dipahami paparannya. Pemaparan pengetahuan itu dimaksudkan untuk mengajak bergulat bukan dengan orang lain melainkan bergulat dengan diri sendiri untuk mencernanya sebagai pemahaman dan hasilnya adalah kecerdasan dan keterampilan untuk membangun peradaban damai dan maju.

Sementara yang berpegang pada kebohongan hanya bisa marah-marah sebab tidak memiliki argumentasi. Mereka berpendapat bahwa kesesatan adalah ancaman yang harus disingkirkan dan tindakan keras dilakukan untuk melenyapkannya sehingga hasilnya justru kehancuran.

Ingatlah selalu bahwa mereka yang merasa takut akan diikuti dengan merasa terancam dan berlanjut dengan sikap permusuhan dan konflik yang hanya menghasilkan kehancuran. Sementara para pemberani memiliki pengetahuan luas, kecerdasan dan keterampilan yang teruji untuk membangun peradaban maju, damai dan sejahtera sebab jiwa welas asih selalu terbuka menerima pembelajaran baru.



§

Keindahan karya kreatif seni budaya lahir dari jiwa-jiwa suci yang hadir di bumi untuk menjalankan misi memayu hayuning bawono dalam rangka menjangkarkan kehidupan damai sejahtera surgawi di bumi.

Klik "Follow" di blog untuk berlangganan inspirasi-inspirasi baru.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



Vibrasi cinta. 

...((( ❤ )))...


Wednesday, 18 November 2020

Menyadari Kelimpahan Alam

Setiap pengalaman adalah pembelajaran bagi jiwa untuk tumbuh yakni dengan menyadari akibat-akibat dari sikap dan perbuatannya sendiri maupun sikap dan perbuatan kolektif. Pada kenyataannya jiwa-jiwa akan terus-menerus mengulang-ulang cara hidupnya selama tidak menyadari dampak dari perbuatannya.

Jiwa-jiwa dapat terjebak dalam pola hidup kegelapan selama jangka waktu sangat panjang dalam satuan waktu eon. Satu eon adalah satuan waktu geologis yang setara dengan periode waktu sekitar satu milyar tahun. Oleh karena itu disebutkan saat ini bumi menjadi pusat perhatian semesta di mana suatu proyek besar kebangkitan kesadaran jiwa secara massal dijalankan untuk membebaskan jiwa-jiwa secara kolektif bersama dengan kebangkitan kesadaran planet untuk menjadi model di semesta raya.

Jiwa-jiwa yang terperangkap dalam kegelapan telah banyak membuat kehancuran dengan perang-perang besar bukan hanya di suatu planet, namun juga konflik-konflik antar planet yang tak berkesudahan. Sebagai contoh planet Mars yang disebut dewa perang di masa lalu mengalami kerusakan parah akibat perang nuklir. Sebagian dari jiwa-jiwa yang melanjutkan evolusi kesadarannya di bumi adalah para veteran perang Mars.

Trauma yang terekam dalam kesadaran jiwa-jiwa memerlukan waktu sangat panjang untuk disembuhkan dan untuk tujuan itu para penjaga pendamaian semesta memutuskan sebuah proyek besar menjadikan bumi sebagai tempat penyembuhan jiwa-jiwa sekaligus penggemblengan untuk menjadi role model penyelesaian konflik-konflik di semesta raya.

Oleh karena itu disebutkan bahwa jiwa-jiwa yang saat ini berada di bumi adalah para sukarelawan yang menyediakan diri untuk terlibat dalam proyek besar menata dan memulihkan kembali kehidupan di bumi sesuai dengan desain aslinya yang sekaligus akan menyelaraskannya dengan tata kelola kosmos sebagai satu kesatuan kehidupan damai. Para sukarelawan ini telah dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan untuk menggerakkan perubahan di bumi dan masing-masing hanya perlu mengingat siapa diri mereka sesungguhnya.

Setiap jiwa adalah unik dan dengan kemampuan uniknya itulah jiwa-jiwa yang terbangkitkan kesadaran akan jati dirinya memainkan peran untuk menggerakkan perubahan melewati masa-masa kegelapan dengan memancarkan cahayanya yang dengan cara demikian menjangkarkan terang di bumi. Cetak biru selaku cahaya ini hanya perlu diingat kembali dan situasi kegelapan berupa kekacauan di bumi akan memicu aktifnya kesadarannya untuk memainkan peran sebagai katalis perubahan.

Kebangkitan kesadaran jiwa-jiwa yang mengemban misi cahaya ini akan selalu tergantung pada perkembangan masing-masing dan begitu juga progress perkembangannya. Ketika mereka mulai tumbuh keberanian untuk mengamati, meneliti dan mengembangkan kreativitasnya maka mereka akan mengalami percepatan kenaikan kesadaran. Gelombang kebangkitan kesadaran kolektif akan dipicu melalui peristiwa-peristiwa besar yang mengguncang kesadaran mereka secara kolektif.

Isu-isu besar seperti konflik politik, perang, keributan antar penganut agama, ketidakadilan sosial, ekonomi yang memperbudak, korupsi, kerusakan lingkungan, isu wabah dst yang menciptakan kehidupan yang sulit menjadi latar belakang pencarian mereka akan kebenaran atas kehidupan ini. Ketika mereka mulai menggali suatu potensi kreatif mereka, maka dengan mudah pengertian-pengertian dasar itu memicu pemahaman secara garis besar tentang apa yang terjadi dalam kehidupan kolektif di bumi.

Mereka mulai keluar dari narasi-narasi arus utama dan mencari sumber-sumber alternatif untuk menggali kebenaran. Perkembangan tehnologi digital dan internet memungkinkan mereka untuk membuka wawasan lebih luas dan saling terhubung secara global dengan jiwa-jiwa yang telah terbangkitkan. Melalui cara inilah informasi dan pengetahuan-pengetahuan tersembunyi yang memerlukan penelitian mendalam dan ketekunan diungkap dan didistribusikan. Maka isu-isu global yang memenjarakan umat manusia mulai dipahami arahnya serta gerakan untuk menyelesaikannya dapat dijalankan.

Jiwa-jiwa yang terbangkitan kesadaran mereka menyadari bahwa penderitaan semata-mata timbul dari pola-pola yang dipicu oleh praktek-praktek keserakahan dimana umat manusia diperbudak untuk melayani para elit yang menikmati kehidupan mewah. Pola adu domba telah diciptakan oleh para elit pengontrol bumi itu sehingga umat manusia tidak sempat mengembangkan kemampuan kreatif mereka sebab sibuk bertikai dan saling menghancurkan. Ketakutan adalah kunci para elit untuk menguasai umat manusia sebagai pelayan elit penguasa bumi.

Satu isu besar yang akan menjadi catatan sejarah bagi kehidupan adalah puncak dari upaya para elit untuk menenggelamkan umat manusia kembali pada kegelapan yakni dengan isu wabah. Setelah mereka gagal untuk memicu pecahnya perang dunia untuk memporakporandakan peradaban yang telah dibangun, mereka beralih menggunakan isu wabah yang mematikan aktivitas ekonomi, pendidikan dan asah keterampilan.

Mengungkap Isu Wabah Keluar dari Ketakutan 

Inti dari isu wabah adalah program ketakutan untuk mengendalikan umat manusia sebagai pelayan elit penguasa bumi. Ketika umat manusia berhasil diyakinkan akan adanya wabah yang menakutkan, maka secara serempak kebijakan lockdown diberlakukan hampir di semua negara sehingga sejak itu aktivitas ekonomi dan kegiatan sosial terhenti. Mayoritas umat manusia hidup dalam ketakutan dan wajib patuh pada satu komando yang mengarahkan pada kematian kreativitas.

Oleh karena itu jiwa-jiwa yang terbangkitkan kesadarannya dan memahami pola-pola ketakutan adalah alat kontrol atas kemerdekaan jiwa-jiwa untuk mengekspresikan diri dengan cepat mencium gelagat ketidakberesan di balik isu wabah dan menggali lebih jauh informasi-informasi untuk membaca kemana arahnya dan bagaimana dapat mengatasinya. Mereka ini adalah jiwa-jiwa yang telah tertempa untuk menjelajah wawasan luas dan dengan cepat melesat bagai rajawali terbang tinggi mengamati semua dan untuk mencapai pemahaman.

Maka didapatkan banyak informasi tentang kejanggalan-kejanggalan narasi suatu penyakit untuk memenuhi definisi wabah yang ganas dan sangat berbahaya sehingga diperlukan langkah ekstrim berupa pembatasan aktivitas ekonomi dan sosial dalam skala masif. Semua itu hanyalah permainan manipulatif menciptakan ketakutan untuk mengontrol umat manusia.

Data korban sebagai besar adalah apa yang disebut Orang Tanpa Gejala yang artinya tidak ada gejala sakit namun divonis sakit yang bisa mencapai 80% dari hasil tes positif. Selebihnya adalah orang-orang sakit dengan riwayat penyakit komplikasi namun karena wajib tes ketika didapatkan hasil positif divonis terjakiti wabah yang berlanjut malpraktek sebab justru penyakitnya tidak ditangani sehingga kadang berakhir dengan kematian. Alat tes yang tidak akurat dan salah guna sehingga hanya menghasilkan mayoritas OTG dan bukan orang yang benar-benar sakit. Manipulasi data pasien yang sebenarnya tidak terinfeksi dan tidak meninggal karena infeksi namun didata sebagai korban hanya demi mendapatkan cairnya uang bantuan.

Peristiwa-peristiwa kerumunan orang dalam jumlah besar seperti berbagai demostrasi, kampanye terbuka dan hajatan pelan-pelan mulai membuka mata lebih banyak orang dan menyadarkan masyarakat terhadap permainan wabah yang penuh kebohongan ini.

Jiwa-jiwa yang terusik melalui perenungan mendalam mulai dapat membedakan antara "virusnya" yang memang ada dengan "isu wabah" yang adalah narasi blow up kasus. Data blow up (dibesar-besarkan) dengan alat uji yang tidak tepat dan akurat hanya menghasilkan mayoritas orang sehat yang divonis sakit dan dikarantina. Data yang diblow up dan narasi yang disampaikan 24 jam sehari oleh media massa adalah senjata ampuh yang telah menciptakan ketakutan untuk mengontrol umat manusia.

Kebenaran-kebenaran palsu yang sudah melekat kuat perlu dobrakan besar untuk dirontokkan. Hitam-putih hanyalah penilaian dari suatu sudut pandang. Shocking but amazing – kejutan besar bagi manusia namun dampaknya sangat mengagumkan bagi kebangkitan kesadaran kolektif.

Setiap jiwa yang ingat bahwa desain asli penciptaan adalah kelimpahan dalam kehidupan damai sangat menyadari bahwa kesengsaraan dan penyakit bukanlah desain asli penciptaan melainkan hasil dari keserakahan. Ini artinya segala kesulitan datang semata-mata dari sikap-sikap serakah yang dapat digali jejaknya sebab tidak ada kebohongan yang dapat ditutupi selamanya. Semua rencana jahat tidak dapat disembunyikan di mata orang-orang yang penuh welas asih.

Jiwa penuh welas asih sangat peka dengan energi yang bukan welas asih sehingga cukup dengan melihat peristiwa-peristiwa yang tidak selaras dengan hukum kelimpahan dalam welas asih sudah tahu bahwa ada yang tidak beres. Semesta telah berkali-kali mencoba membuka mata manusia terhadap kebohongan-kebohongan yang tidak selaras dengan rancangan suci itu.

Banyak ahli yang sudah mencoba memberikan pandangan lain namun diyakini oleh mayoritas orang sebagai hoaks. Demo dan kampanye dengan kumpulan massa sudah terjadi di berbagai tempat dunia namun tidak menyebabkan apa yang disebut wabah penyakit sangat menular dan ganas.

Semua jiwa dipanggil untuk membuka mata dan telinga lebar-lebar untuk kejutan lebih besar dari Semesta yang terus mengungkap rahasia-rahasia besar untuk menggelontorkan kelimpahan. Jiwa-jiwa yang terbangkitkan dengan mampu melampaui dualitas baik-buruk akan menyaksikan berakhirnya era tirani di bumi dan dimulainya zaman baru yang melibatkan bergabungnya kembali kehidupan di bumi sebagai keluarga besar yang damai di semesta raya.



§ 



Setiap bahan bacaan dapat dirasakan vibrasinya yang akan terekam di bawah sadar dan selanjutnya mempengaruhi kondisi mental kejiwaan. Oleh karena itu fokus saja pada inspirasi-inspirasi kreatif yang menanamkan semangat dan vitalitas di bawah sadar dan selanjutnya menggerakkan jiwa dan raga serta pikiran sehat dan penuh vitalitas.

Klik "Follow" di blog untuk berlangganan inspirasi-inspirasi baru.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



Vibrasi cinta. 

...((( ❤ )))... 




Tuesday, 17 November 2020

I Am Presence - Aku Hadir (Curiga Manjing Warangka)



I Am Presence” – “Aku Hadir” artinya adalah suatu kesadaran sepenuhnya hadir di setiap kekinian. Ini adalah suatu tingkat kesadaran tinggi hadir sebagai Diri Sejati.

Kesadaran sejati terletak pada jiwa atau soul dan bukan pada tubuh. Ini artinya ketika suatu tubuh fisik tidak dikendalikan oleh jiwa/soul-nya, maka ia sebenarnya tidak hadir. Seseorang baru benar-benar hadir di dalam tubuhnya ketika diri sejatinya sepenuhnya mengendalikan tubuh fisiknya.

Ketidakhadiran jiwa dalam tubuh fisiknya seringkali tidak disadari seperti ketika orang tidak sadar bahwa ia tidak hadir di masa kini melainkan hidup di masa lalu. Jiwa diri sejati juga tidak hadir ketika tidak memainkan peran sebagai diri sendiri melainkan melakukan tindakan-tindakan hanya sekedar menjalankan perintah orang lain atau mengikuti apa kata orang lain.

Ketika terperangkap dalam trauma-trauma oleh luka-luka jiwa masa lalunya orang tidak menjalani hidup dalam realita sebenarnya apa adanya yang tersedia di hadapannya saat ini melainkan hidup di masa lalu.

Sakit hati atau kecewa pada seseorang sering melekat kuat dan mempengaruhi penilaian atas dan sikap terhadap orang yang dianggap telah membuat kecewa atau sakit hati tersebut. Ini artinya ketika bertemu lagi akan kesulitan untuk menerimanya apa adanya di saat ini dan akan tetap menganggapnya sebagai seseorang yang dijumpai di masa lalu itu yang telah membuat kecewa atau sakit hati. Inilah yang disebut hidup di masa lalu dan tidak hadir di masa kini.

Begitu pula ketika orang melakukan suatu perbuatan atas perintah orang lain atau hanya mengikuti apa kata orang tanpa atas dasar pertimbangannya secara mandiri, ia tidak hadir sebagai dirinya sendiri melainkan hanya menjadi semacam robot yang dikendalikan oleh orang lain. Ia tidak hadir sebagai dirinya sendiri.

Kebangkitan kesadaran adalah ketika orang sadar akan dirinya dan bertindak sebagai dirinya sendiri sepenuhnya. Ia juga bertindak atas dasar keadaan kekinian apa adanya yang penuh kelimpahan.

Hadirlah setiap saat dalam realita masa kini sebagai diri sendiri dalam welas asih.

Aku hadir di sini dan sekarang sebagai cahaya cinta. Ini adalah makna dari pesan yang disimbolkan dengan "curiga manjing warangka" (keris masuk dalam sarungnya) dalam spiritualitas Jawa.





§ 



Setiap bahan bacaan dapat dirasakan vibrasinya yang akan terekam di bawah sadar dan selanjutnya mempengaruhi kondisi mental kejiwaan. Oleh karena itu fokus saja pada inspirasi-inspirasi kreatif yang menanamkan semangat dan vitalitas di bawah sadar dan selanjutnya menggerakkan jiwa dan raga serta pikiran sehat dan penuh vitalitas.

Klik "Follow" di blog untuk berlangganan inspirasi-inspirasi baru.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



Vibrasi cinta. 

...((( ❤ )))...


Sunday, 15 November 2020

Bangkitnya Keberanian Menghapus Kepalsuan

Pola terjadinya kerusakan dan kehancuran peradaban di bumi adalah sama, yakni ketika suatu kelompok kolektif manusia merasa pemikiran mereka sebagai paling benar, merasa takut dan terancam yang diikuti dengan menciptakan aturan keras dengan sanksi hukuman berat disertai dengan pembungkaman terhadap kemerdekaan bicara menyampaikan pemikiran-pemikiran lain.

Dampak dari pembungkaman kemerdekaan bicara yang telah berlangsung selama ribuan tahun ini menghasilkan pengetahuan-pengetahuan palsu yang hanya dihafalkan dan wajib dipatuhi sebagai kebenaran serta tekanan terhadap siapapun yang berani berpikir kritis secara mandiri.

Bayangkan ketika umat manusia meyakini kepalsuan-kepalsuan sebagai kebenaran mutlak dan dijadikan sebagai pedoman hidup mereka; tentu saja kehidupan kolektif manusia penuh dengan kepura-puraan.

Bayangkan ketika pengetahuan-pengetahuan yang digunakan manusia adalah pengetahuan-pengetahuan palsu yang tidak melayani kehidupan sejahtera bahagia dan terus-menerus digunakan sebagai panduan cara hidup; tentu saja kehidupan di bumi akan terus-menerus sulit penuh penderitaan.

Umat manusia secara kolektif sedang disembuhkan dengan menyadari semua kepalsuan itu dan untuk berani menghapusnya dan digantikan dengan pengetahuan-pengetahuan baru.

Benturan-benturan keras dan kerusakan yang dibuat oleh kelompok-kelompok yang merasa paling benar akan kembali mengingatkan manusia bahwa kebenaran yang dipaksakan hasilnya adalah kehancuran.

Begitu pula dengan setiap pengetahuan yang dipaksakan sebagai satu-satunya kebenaran mutlak yang wajib dipatuhi seperti isu wabah ini akan juga menyadarkan orang bahwa cara-cara keras menghukum, mematikan opini yang berbeda seperti melalui sensor fact checker, wajib vaksinasi dengan ancaman denda/hukuman juga adalah pengetahuan palsu.

Namun tidak ada kebetulan dalam hidup ini sebab semuanya terjadi atas dasar sinkronitas. Oleh karena itu setiap kejadian akan berlaku sebagai materi pembelajaran hidup untuk diketahui dan dipahami. Materi-materi pembelajaran hidup akan terus-menerus berulang hingga suatu jiwa mendapatkan pembelajaran dan tidak lagi masuk dalam kesulitan yang sama. Pengulangan tersebut terjadi semata-mata oleh karena pola pikir yang tidak berubah. Hanya jika pola pikir dan perbuatannya berubah, maka penderitaan yang sama tidak akan terulang.

Ketika kehidupan kolektif manusia terjebak dalam pola pikir konflik yang dianggap sebagai kebenaran oleh mayoritas manusia tentu perubahan kesadaran kolektif akan terhambat oleh narasi-narasi arus utama sehingga secara kolektif akan terus terperangkap dalam kisah-kisah penderitaan. Namun demikian desain Ilahi telah dibuat dan bantuan dari Dimensi Ilahi tersedia sehingga memungkinkan kesadaran kolektif manusia dapat keluar dari terperangkap oleh kesadaran kolektif manusia yang rendah.

Bumi bersama tata surya bergerak mengelilingi galaksi dimana dalam siklus putarannya akan membawa sampai pada medan energi foton dan disirami dengan sinar gamma. Efek dari sinar gamma foton dari pusat kosmos ini menghapus ketakutan-ketakutan dan trauma-trauma yang melekat dalam jiwa manusia. Saat trauma dan ketakutan terhapus maka keberanian tumbuh dan orang-orang akan berani menyatakan pendapatnya secara mandiri.

Dengan kemunculan para pemberani Ini maka semua kepalsuan/kebohongan akan diungkap oleh orang-orang yang selama ini takut terhadap tekanan-tekanan. Manusia secara kolektif selanjutnya akan menyadari semua kepalsuan dalam narasi-narasi mainstream yang selama ini dianggap sebagai kebenaran dan dijadikan sebagai pedoman.

Bangkitnya kesadaran kolektif manusia ini adalah bentuk nyata dari great awakening seiiring dengan semakin intensnya cahaya kosmos masuk ke bumi. Puncaknya nanti pada tanggal 21.12.2020 yang disebut Grand Solar Flash.



§ 



Setiap bahan bacaan dapat dirasakan vibrasinya yang akan terekam di bawah sadar dan selanjutnya mempengaruhi kondisi mental kejiwaan. Oleh karena itu fokus saja pada inspirasi-inspirasi kreatif yang menanamkan semangat dan vitalitas di bawah sadar dan selanjutnya menggerakkan jiwa dan raga serta pikiran sehat dan penuh vitalitas.

Klik "Follow" di blog untuk berlangganan inspirasi-inspirasi baru.

Monggo untuk share. Rahayu sagung dumadi.



Vibrasi cinta. 

...((( ❤ )))...